Vpis v blog od caroline sennie

Slika od caroline sennie
od caroline sennie - sobota, 30. november 2019, 12:05
vidno vsem

Kocokan kemaluannya terasa semakin cepat. Kurang puas meremas-remas bokongku, dia menguakkan belahan bokongku. dan kurasakan satu jarinya membelai duburku. Kontan aja aku menggeliat, bokongku bergoyg ke kanan ke kiri karena kegelian. https://www.muridnakal.net/

‘oooh pak Mukidi..oooh’, aku bukan lagi mendesis tetapi desahan mulai keluar dari bibirku, rasa nikmat yg tercipta dari kocokan kemaluan Mukidi ditambai gesekan jarinya yg membelai duburku seperti racikan yg pas membuat aku lupa diri, dan membuatku tak dapat membendung desahanku. Hebat sekali, rasanya aku mulai benar benar menikmati semua ini, badanku terasa sangat geli, kenikmatan rasanya menyebar diseluruh badanku.

‘oooh ahhh’, aku semankin menggila desahanku bertambah keras saja, Mukidi bukan saja hanya membelai duburku dgn jarinya tetapi memasukkan satu jarinya ke duburku dan menusuk nusuk jarinya ke duburku, refleks bokongku semakin kutungingin, tiap kali dia menarik kemaluannya dia membalasnya dgn menusukkan jarinya ke duburku. Jujur saja terlintas dibenakku untuk melakukan anal sex dgn pak Mukidi, seperti yg dulu pernah kulakuan dgn pacarku. https://www.gtainside.com/user/carolines

Mukidi semakin mengerang tak karuan, tak kuhiraukan lagi apa yg dikatakan Mukidi, rasanya aku sudah mau klimaks. ‘saya mau keluar..ahh bu Diana’, kudengar samar samar erangannya, tetapi tak kupedulikan karena aku juga merasa sudah mau klimaks.

‘ooh emmmh oooh’ desahku lebih keras, kurapatkan badanku kedinding, Mukidi mengikuti badanku dan menekan keras keras kemaluannya kedalam kemaluanku, bahkan dia menusuk jarinya sampai amblas didalam duburku ‘ahhhh setaaan kau parmaaaaan’, lirihku panjang, aku klimaks, aku tak dapat menahannya, sungguh luar biasa aku bisa klimaks ketika diperkosa. http://www.heromachine.com/forums/users/carolines/

Kutelan air liurku menikmati sisa kenikmatan, masih kurasakan kemaluan Mukidi memenuhi liangku, tetapi tak kurasakan lagi jari Mukidi di duburku, kedua tangannya memegang bokongku dan memompa kemaluannya dgn ganas. https://bibliocrunch.com/profile/carolines/

‘oooh bu Diana oooh’, tiba tiba Mukidi mengerang keras dan menekan badanku keras, aku kaget menyadari dia mau klimaks, tapi terlambat, diringi erangannya, kemaluan Mukidi sudah menyemburkan sperma hangat menyirahi rahimku. Berkali kali dia mengehentakkan kemaluannya dalam-dalam membuat badanku terdorong ke tembok.